Jenis kaderisasi di suatu daerah
harus di bentuk atau di rencanakan berdasarkan 3 hal yaitu :
1.
Tataran
Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber daya manusia yang dimaksud
adalah mahasiswa yang ada di satu kampus dengan kampus yang lain pasti memiliki
sifat, karakter yang berbeda, serta memiliki kemampuan dasar keilmuan yanag
berbeda pula. Sehingga pola kaderisasi tidak dapat di pukul rata antara kampus
satu dengan kampus lain, bahkan dengan fakultas satu dengan fakultas lainnya.
2. Stuktur
Stuktur ini berkaitan dengan peran dan
fungsi dari setiap pengurus, stuktur hanya sebagai pelaku dari sistem yang di
gunakan. Maksudnya, sistem yang digunkan
berkaitan dengan bagaiman cara.? Seperti apa.? Dengan metode apa yang cocok,.?
Dan struktur yang menjalankanya
3. Strategi.
Nah, jika sumber daya sudah dapat
kita ukur, dan struktur sudah kita bentuk, maka tahap ketiga adalah strategi,
strategi menentukan arah kemana kader akan di bawa.
Sedikit catatan,
berbagai persoalan yang terjadi
di wilayah-wilayah, yang berkaitan
dengan kaderisasi yang tidak berpatokan pada 3 hal di atas, sehingga banyak
terjadi kesalahan yang mendasar, contoh
;
·
Subtansi berorganisasi dengan PMII sering
menlenceng dari yang seharusnya untuk menditribusikan ideologi PMII kapada masyarakat justru hanya sebagai
media untuk menjadi alat menuju perebutan kekuasaan, bahkan sampai terjadi
gesekan-gesekan dalam perebutan kekuasaan (BEM) hanya untuk menujukkan
gagah-gagahan baik kepada sesama kader atau kepada kader organisasi ekstra
lainya, nah subtansi kaderisaisi PMII bukan seperti itu, melainkan Mendistribusikan
Ideologi Pmii Kepada Seluruh Masyarakat
Tanah Air.
Diskusi di ampu oleh : Mas Dwi (alumni malang)
Komisariat PK.PMII unisda 09-02-2014
TULISANKU
BalasHapusdulu aku tidak paham apa ini?
dan aku juga tidak tau kenapa aku tidak paham?
sampai aku mencoba untuk paham,
tapi dengan apa aku memahaminya?
sekarang aku di depan ketidak pahamanku,
untuk memahamkan orang yang tidak paham.