sejarah membuktikan, bahwa secara epiris para tokoh-tokoh terdahulu lebih tangguh dalam membuat sebuah perubahan, membuat perbaikan dengan ide-ide dan keberanian mereka, bukan semata karena mereka memang di ciptakan sejak lahir menjadi cerdas dan pemberani, melainkan ada banyak hal yang membuat mereka menjadi tokoh-tokoh yang sekarang menjadi pahlawan tanah air..jika di amati, para pahlawan-pahlawan tanah air adalah orang-orang yang di besarkan dengan keadaan sekitar dengan tekanan yang luar biasa kuat, ulai dari tekanan keiskinan keluarga hngga krisis yang menerpa negara kita, sebab-sebab inilah yang membuat mereka berkebang dengan tuntutan agar hidup mereka mampu lebih baik.
perbedaan mencolok terjadi pada periode perkembangan republik kita pada abad dua puluhan, anak-anak bangsa di biarkan bebas dengan kesengan mereka, menikmati mainan-maiana, play station, uang saku yang banyak, hingga jiwa dan karakter anak bangsa berubah enjadi jiwa-jiwa anja yang menuhankan kesenangasemata. hinnga akhirnya repulik kita yang menjadi kerugian dari kemanjaan jiwa-jiwa mereka itu.
lebih sempitnya, hari ini kongres BEM UNISDA LAMONGAN KE VI telah berlangsung, sayang kongres kali ini menjadi korban jiwa-jiwa manja yang ta pernah ingin mencoba menggunakan otaknya untuk berfikir keras, para pejuang telah kehilangan arena penuh tantangan, para nahkoda telah kehilangan samudra yang kejam, arena kongres kali ini arena ekting para pejuang yang tak meliki lawan.
selamat menempuh jalan baru, semoga kongres kali ini masih dapat menciptakan para pemimpin yang luar biasa tanggh suatu saat nanti.
0 komentar:
Posting Komentar